INFORMASITERKINI1.COM
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono (ONS), pada Kamis (15/1/2026). Ono diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.
Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Ono Surono mengonfirmasi bahwa penyidik mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan, termasuk mengenai indikasi aliran dana dalam perkara tersebut.
"Ya ada beberapa lah ya yang ditanyakan. Iya (soal aliran uang)," ujar Ono kepada awak media di lokasi.
Selain mengenai materi keuangan, penyidik juga mendalami peran dan jabatan Ono sebagai pimpinan partai di tingkat provinsi. Secara total, Ono mengaku menerima sekitar 15 pertanyaan dari tim penyidik.
"Sekitar 15-an (pertanyaan) lah, ya. Ya seputar terkait dengan tugas-tugas di Partai," tambahnya.
Ono Surono terpantau hadir di Gedung KPK sejak pagi hari, tepatnya pukul 08.32 WIB. Namun, ia enggan membeberkan lebih detail mengenai substansi perkara yang menyeret namanya tersebut dan menyarankan media untuk mengonfirmasi langsung kepada pihak lembaga antirasuah.
"Nanti tanya penyidik saja ya," pungkasnya sebelum meninggalkan area gedung.
Pemeriksaan Ono Surono merupakan bagian dari rangkaian penyidikan untuk melengkapi berkas perkara tersangka Ade Kuswara Kunang. Pada hari yang sama, KPK dilaporkan turut memanggil 7 saksi lainnya untuk dimintai keterangan guna mendalami sejauh mana praktik suap tersebut terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Laporan : Rukiyono(*)


